Selasa, 13 Oktober 2026

Modul 2 (Glosarium)

🌿 GLOSARIUM EKOLOGI INDUSTRI 🌎

20 Istilah Penting dalam Konsep Keberlanjutan

📚 Modul 2 • Ekologi Industri • 2025–2026

✨ Tentang Glosarium
Glosarium ini berisi kumpulan 20 istilah penting mengenai konsep keberlanjutan dalam ekologi industri, lengkap dengan pengertian singkat untuk membantu memahami materi perkuliahan.
No. Istilah Pengertian
01 Keberlanjutan
(Sustainability)
Konsep yang menekankan pemenuhan kebutuhan generasi saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.
02 Pembangunan Berkelanjutan
(Sustainable Development)
Pembangunan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan perlindungan lingkungan untuk jangka panjang.
03 Triple Bottom Line (TBL) Kerangka penilaian kinerja industri yang mencakup tiga dimensi, yaitu ekonomi (profit), sosial (people), dan lingkungan (planet).
04 Profit Dimensi ekonomi dalam TBL yang berkaitan dengan keuntungan, efisiensi, daya saing, dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
05 People Dimensi sosial yang menekankan kesejahteraan pekerja, ketenagakerjaan yang adil, keselamatan kerja, dan pemberdayaan masyarakat.
06 Planet Dimensi lingkungan yang berfokus pada perlindungan ekosistem, pengurangan pencemaran, efisiensi sumber daya, dan pengelolaan limbah.
07 Ekonomi Sirkular
(Circular Economy)
Pendekatan ekonomi yang mengutamakan penggunaan sumber daya secara efisien serta pemanfaatan kembali dan daur ulang material untuk mengurangi limbah.
08 Ekonomi Linear
(Linear Economy)
Model ekonomi dengan pola ambil–buat–buang, yaitu mengambil sumber daya, mengolahnya menjadi produk, lalu membuang sisanya.
09 Efisiensi Ekologis
(Eco-efficiency)
Upaya meningkatkan nilai ekonomi dan efisiensi penggunaan sumber daya sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
10 Produksi Bersih
(Cleaner Production)
Strategi pencegahan pencemaran melalui pengurangan limbah, efisiensi energi, dan penggunaan bahan baku yang lebih ramah lingkungan.
11 ESG
(Environmental, Social, and Governance)
Kerangka yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam menilai kinerja serta risiko keberlanjutan perusahaan.
12 SDGs
(Sustainable Development Goals)
17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang menjadi acuan global dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
13 Emisi Gas Rumah Kaca
(GHG Emissions)
Gas yang dilepaskan ke atmosfer dari aktivitas manusia, termasuk kegiatan industri, yang berkontribusi terhadap pemanasan global.
14 Emisi Nol Bersih
(Net Zero Emission)
Kondisi ketika emisi gas rumah kaca yang dilepaskan diseimbangkan dengan jumlah emisi yang diserap atau dihilangkan.
15 Energi Terbarukan
(Renewable Energy)
Energi yang berasal dari sumber yang dapat diperbarui secara alami, seperti sinar matahari, angin, dan air.
16 Rantai Pasok Berkelanjutan
(Sustainable Supply Chain)
Pengelolaan rantai pasok yang mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan mulai dari bahan baku hingga produk sampai ke konsumen.
17 Pemangku Kepentingan
(Stakeholders)
Pihak yang memengaruhi atau dipengaruhi oleh aktivitas perusahaan, seperti pekerja, konsumen, investor, pemerintah, dan masyarakat.
18 Indikator Keberlanjutan
(Sustainability Indicators)
Ukuran yang digunakan untuk menilai kinerja keberlanjutan berdasarkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
19 Pelaporan Keberlanjutan
(Sustainability Reporting)
Pelaporan yang menjelaskan kinerja dan dampak perusahaan pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara transparan.
20 Desain Ramah Lingkungan
(Eco-design)
Pendekatan perancangan produk yang mempertimbangkan pengurangan dampak lingkungan selama tahapan siklus hidup produk.
💡 Kesimpulan
Keberlanjutan dalam ekologi industri bertujuan menciptakan sistem produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Penerapannya membutuhkan keseimbangan antara profit, people, dan planet, didukung oleh efisiensi sumber daya, inovasi, serta pengukuran kinerja keberlanjutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar